Kapitalisasi Pasar Saham (Market Cap): Arti dan Cara Hitung
Kapitalisasi pasar atau market cap adalah nilai seluruh saham sebuah perusahaan di pasar. Angka ini sering dipakai untuk menggolongkan ukuran emiten.
Rumus kapitalisasi pasar
Kapitalisasi pasar dihitung dari harga saham saat ini dikali jumlah saham yang beredar.
- Contoh: harga Rp 2.000 dan jumlah saham beredar 10 miliar lembar menghasilkan kapitalisasi pasar Rp 20 triliun.
Penggolongan big cap, mid cap, dan small cap
Emiten biasanya digolongkan menurut ukurannya. Batas angkanya tidak baku dan berbeda antarpenyedia data, jadi gunakan sebagai gambaran kasar.
- Big cap: emiten besar, umumnya lebih likuid dan banyak diikuti investor institusi.
- Mid cap: ukuran menengah.
- Small cap: emiten kecil, umumnya lebih sedikit diperdagangkan dan geraknya lebih mudah dipengaruhi transaksi tertentu.
Yang tidak ditunjukkan kapitalisasi pasar
- Bukan nilai kas atau aset perusahaan. Angka ini mencerminkan penilaian pasar pada saat itu.
- Bukan jumlah dana yang benar-benar masuk ke saham tersebut.
- Tidak memperhitungkan seberapa banyak saham yang benar-benar bisa diperdagangkan, karena sebagian dipegang pengendali.
Kaitannya dengan analisis aliran dana
Transaksi yang sama besar berdampak berbeda pada emiten berukuran berbeda. Pembelian bersih Rp 10 miliar lebih terasa pada emiten kecil dengan free float tipis dibanding emiten besar yang transaksi hariannya triliunan rupiah.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara menghitung kapitalisasi pasar?
Kalikan harga saham saat ini dengan jumlah saham yang beredar.
Apa beda big cap dan small cap?
Big cap adalah emiten berkapitalisasi besar yang umumnya lebih likuid, sedangkan small cap berkapitalisasi kecil dan umumnya kurang likuid. Batas angkanya tidak baku.
Apakah market cap besar berarti saham aman?
Tidak. Ukuran tidak menghapus risiko. Kapitalisasi besar hanya menunjukkan nilai pasar yang besar.
Lihat datanya langsung di OpenBook
OpenBook merangkum aliran dana broker dan investor asing untuk emiten Bursa Efek Indonesia dalam satu dashboard. Data diperbarui harian setelah bursa tutup. Coba semua fitur gratis selama 7 hari, tanpa kartu kredit.
Coba gratis 7 hariBaca juga
- Free Float Saham: Arti dan Pengaruhnya
- Saham Tidak Likuid: Ciri dan Risikonya
- Volume dan Nilai Transaksi Saham: Arti dan Bedanya
Informasi ini bersifat edukasi dan dihasilkan dari data, bukan nasihat investasi atau ajakan membeli/menjual efek. Keputusan dan risiko investasi sepenuhnya ada pada Anda.