OpenBook

Pemegang Saham Besar dan Transaksi Insider

Pemegang saham besar serta direksi dan komisaris wajib melaporkan perubahan kepemilikan sahamnya. Laporan ini dapat memberi konteks, tetapi perlu dibaca dengan hati-hati.

Siapa yang melaporkan dan mengapa

Aturan pasar modal mewajibkan pihak tertentu, seperti pemegang saham dengan porsi besar dan anggota direksi serta komisaris, melaporkan kepemilikan dan perubahannya kepada regulator. Tujuannya transparansi, agar investor lain mengetahui perubahan pihak yang dekat dengan perusahaan.

Batas porsi dan tenggat pelaporan ditetapkan regulator dan dapat berubah, jadi periksa ketentuan terbaru bila Anda memerlukan angkanya.

Cara membaca laporan

Mengapa laporan ini sering disalahartikan

Memadukan dengan data lain

Laporan kepemilikan paling berguna dipadukan dengan arus broker, net foreign, dan kalender aksi korporasi, karena masing-masing menjawab pertanyaan berbeda tentang siapa yang bertransaksi dan mengapa.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu transaksi insider?

Transaksi insider adalah transaksi saham oleh pihak yang dekat dengan perusahaan, seperti direksi, komisaris, dan pemegang saham besar, yang wajib dilaporkan.

Apakah insider membeli berarti harga akan naik?

Tidak. Laporan menunjukkan transaksi yang sudah terjadi dan alasannya beragam, sehingga bukan prediksi harga.

Mengapa laporan terlambat dibanding transaksinya?

Aturan memberi tenggat pelaporan setelah transaksi, sehingga tanggal laporan umumnya lebih belakangan daripada tanggal transaksi.

Lihat datanya langsung di OpenBook

OpenBook merangkum aliran dana broker dan investor asing untuk emiten Bursa Efek Indonesia dalam satu dashboard. Data diperbarui harian setelah bursa tutup. Coba semua fitur gratis selama 7 hari, tanpa kartu kredit.

Coba gratis 7 hari

Baca juga

Informasi ini bersifat edukasi dan dihasilkan dari data, bukan nasihat investasi atau ajakan membeli/menjual efek. Keputusan dan risiko investasi sepenuhnya ada pada Anda.